My Mind, My Heart, My File

The Outsider
Subscribe
Your Ad Here Your Ad Here
Akses Internet Murah

Archive for the ‘Asal Usil Pikiran’

Belajar dari Euro 2008 : Never Give Up - Always give your best shot!

June 13, 2008 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Renungan, Tulisan No Comments →

Bersungguhlah pada saat harapan anda kecil, lebih bersungguhlah pada saat anda mungkin kalah, dan makin bersungguh-sungguhlah saat anda tidak mungkin menang. Itulah iman. - Mario Teguh.

Itulah yang dilakukan oleh tim-tim sepakbola dipiala Eropa 2008. Pantang menyerah, selalu berusaha memberikan yang terbaik, walopun sudah pasti kalah. Mereka tidak pernah minder sebelum bertanding. I does not matter it will win or not, just play, give the best shot and have fun, enjoy it.

Dan yang pasti pula, belajar menjadi dewasa, belajar sportif, belajar menerima, baik kekalahan dan kemenangan dengan cara yang paling baik. Kesedihan, kemarahan, kegembiraan pasti akan selalu ada, tetapi pastikan semua itu dilakukan dengan cara yang elegan.

Dan yang penting pula adalah berbagi, berempati. Sepakbola adalah olahraga fisik dan mental, dimana bisa terjadi friksi, maka bersikap yang terbaik pada kondisi apapun, itulah yang diperlukan untuk menjaga semangat kebersamaan. Win or lose is common thing. It will come and go. It does not matter. So enjoy the process and the heat of a game!

Action Oriented - Mari beraksi!

May 16, 2008 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Renungan, Tulisan No Comments →

Orang yang mampu memimpin dirinya sendiri keluar dari kekhawatiran, ketidaktegasan, penundaan, dan kemalasan memiliki semua potensi untuk memindahkan gunung ==>  Mario Teguh.

Ya, dalam melangkah atau menjalani kehidupan pasti dalam diri kita timbul kekhawatiran, keraguan, kemalasan yang membuat langkah kita terhenti atau paling tidak menjadi lambat. Terlalu banyak pertimbangan, sehingga timbul ketidaktegasan.  Dalam menjalani hidup, yang paling penting adalah bertindak, take action!. Tanpa bertindak kita seakan hiudp di alam khayal. Saya sangat suka dengan kata2 “action oriented”. Kata ini merupakan salah satu slogan GE (General Electric). Yap..take action or you’ll be left behind. Ketika kita masih berpikir atau berkata kata, kita akan ketinggalan dengan yang sudah “beraksi”.

Banyak dari kita, bahkan institusi sangat hebat di konsep, planning,  meeting, berbicara, menulis, tetapi sangat jarang yang jagoan implementasi atau aksi. Kenapa? salah satunya kadang kita memandang suatu hal terlalu besar atau terlalu “njlimet” atau meremehkan suatu hal. Kita jarang berpikir sederhana, kurang fokus pada apa yang bisa dilakukan. Kita memandang suatu hal terlalu besar sehingga ada halangan untuk melakukannya dan terlalu fokus pada masalah dan kurang fokus pada apa yang bisa dilakukan semampunya. Walopun kecil, sesuatu harus dilakukan, karena itu lebih berarti daripada hal besar tetapi belom dilakukan. Jangan tunda, do it now! no matter what! What you think, just do it!

It has been a year…and NEW BEGINNING..

May 05, 2008 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Renungan, Tulisan No Comments →

Tak terasa sudah satu tahun lebih nge-blog…setelah sebelumnya malang melintang di dunia milis…dan kadang ditendang sana sini cuman karena beda pemikiran..dan kadang cuman menuliskan realitas..

Satu tahun..ndak terasa… perjalanan blog ini…setelah sebelumnya di goosei.wordpress.com dan sekarang di goosei.info. Lumayan lah untuk filing apa yang ada dikepala, dihati, apa apa yang dicopi paste…dan lain2…

Semoga kedepan semakin rapi…. dan recently di alam khayal dan pikiran saya muncul untuk menulis berjudul New Beginning…banyak yang akan ditumpahkan..intinya berusahalah untuk selalu memberikan yang terbaik..no matter what! Everyday is new beginning….

A lot happen so far..change my life…see more..experience more…think more..get along more…more pain…blessed more…

So..it is THE NEW BEGINNING….

Be positive and be negative..

December 21, 2007 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Attitude, Tulisan No Comments →

Be positive and be negative..

Mungkin udah banyak sekali buku, artikel, anjuran, kata2 mutiara agar kita selalu berpikiran positif (be positive). Apapun yang terjadi selalu berpikir positif, selalu ambil sisi baiknya, ambil hikmahnya, jangan menyerah, jangan pernah berpikir gagal, jangan pernah menyerah, kegagalan adalah sukses yang tertunda, being a good winner, dan masih banyak sekali kata kata tau buku yang selalu menganjurkan be positive. Terus ada sebuah buku katanya yang berjudul “be negative”, saya sendiri belom pernah melihat atau membacanya, tapi katanya intinya untuk bisa maju harus juga berpikir negative, misalnya how to be a good loser, menerima kekalahan, menyerah dll.

Kalo menurut saya, mungkin be positive dan be negative sama sama perlu. Be positive akan terus menumbuhkan harapan dan pantang menyerah, be negative membuat kita hati hatai penuh perhitungan dan siap mental. Be positive menyiapkan mental kita untuk be a winner, success, sedangkan be positive menyiapkan mental untuk kegagalan, be a loser. Karena tidak semua hal yang kita lakukan akan menjadi seperti yang kita inginkan. Tidak semua hal yang kita inginkan terjadi. Tidak smua jadi winner, bahkan akan lebih banyak yang loser. Sometimes shit happen!

Be positive adalah lebih atisipasi ke future tense, sedangkan be negative cenderung antisipasi ke past tense, yang sudah terjadi, atau terpaksa terjadi, yang tidak bisa kita hindari. Banyak di buku2 bilang bahwa sukses adalah keberuntungan, keberuntungan, keberuntungan (luck, luck, luck), cuman keberuntungan! Dan ada juga yang bilang keberuntungan plus persiapan/preparation. Tetapi tidak selamanya kita beruntung, bahkan mungkin lebih banyak sial2nya, sial yang seakan tak berhenti! Lha kalao sudah kayak gini gimana? Ya trick be negative akan lebih cocok. Jadilah a good loser, kalah dengan elegant, but life goes on – kehidupan harus berlanjut. Mungkin sebagai contoh nyata hal ini nyata terlihat pada pertandingan olahraga, dimana kalah menang menjadi hal biasa bahkan pada “dream team” atau “super star”. Kadang team yang cuman “pas pas team” atau “underdog” menjadi perkasa karena keberuntungan!

Mau tidak mau memang kegagalan, kesialan tetep ada dalam hidup kita, sebagaimana keberuntungan dan kesuksesan. So this is common. Umum terjadi. Dan satu hal lagi adalah takdir! Takdir suatu hal yang mau tidak mau harus kita hadapi. Like or dislike. So be positive and negative at the same time. Bersyukur dalam setiap keadaan. Kesuksesan dan kegagalan, keberuntungan dan kesialan, hal yang biasa terjadi dalam hidup. So what we can say? That’s life! Like or dislike!

Perbedaan “Good Interpersonal Skill” dan Menjilat - Cari Muka

December 13, 2007 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Tulisan No Comments →

Kesuksesan dan karir, ataupun keberhasilan dalam usaha seseorang memang tergantung banyak sekali faktor. Baik itu faktor “luck”, potensi diri, kedekatan dengan pengambil keputusan, “pergaulan” dan juga “interpersonal skill”. Itu merupakan hal yang lumrah dan merupakan realitas yang terjadi. Tidak bisa dipungkiri. Tapi ada perbedaan yang tipis antara “good interpersonal skill” dengan menjilat, cari muka dan “asal bapak senang”. Kadang fenomena menjilat. cari muka dan “asal bapak senang” ini sering diikuti dengan suka mencari “scape goat”/kambing hitam, budaya cuci tangan, dan membuat diri “looking good” dengan menginjak atau menjelek-jelekan orang lain. Dan bila ada kesuksesan diklaim sebagai hasil sendiri, otherwise akan mencari kambing hitam. Itu juga lumrah terjadi dan banyak sekali orang yang sukses dengan menerapkan hal tersebut. Tidak bisa pula dipungkiri. Interpersonal skill juga sering identik dengan banyak omong, tong kosong, suka lobi sana dan lobi sini, dan biasanya dilakukan kepada orang yang penting, tidak ke semua orang.

So, what we think?

Berikut beberapa definisi “interpersonal skill” :
Interpersonal skills

From Wikipedia, the free encyclopedia

Interpersonal skills” refers to mental and communicative algorithms applied during social communications and interactions in order to reach certain effects or results. The term “interpersonal skills” is used often in business contexts to refer to the measure of a person’s ability to operate within business organizations through social communication and interactions. Interpersonal skills is how a person relates to one another.

As an illustration, it is generally understood that communicating respect for other people or professionals within the workplace will enable one to reduce conflict and increase participation or assistance in obtaining information or completing tasks. For instance, in order to interrupt someone who is currently preoccupied with a task in order to obtain information needed immediately, it is recommended that a professional utilize a deferential approach with language such as, “Excuse me, are you busy? I have an urgent matter to discuss with you if you have the time at the moment”. This allows the receiving professional to make their own judgement regarding the importance of their current task versus entering into a discussion with their colleague. While it is generally understood that interrupting someone with an “urgent” request will often take priority, allowing the receiver of the message to independently judge the request and agree to further interaction will likely result in a higher quality interaction. Following these kinds of heuristics to achieve better professional results generally results in a professional being ranked as one with ‘Good Interpersonal Skills’. Often these evaluations occur in formal and informal settings. This helps for the effective productivity in the organization without any conflicts.

Definition:  Considers and responds appropriately to the needs, feelings, and capabilities of different people in different situations.  Is tactful, compassionate and sensitive and treats others with respect. (Source:http://leadership.au.af.mil/blm/27_main_building_interpersonal.htm)

Sedangkan Cari Muka dan Penjilat, didapatkan referensinya di : Budaya Penjajahan..

Is succes Luck or Hard Work ?

December 13, 2007 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Tulisan No Comments →

Like or dislike, suka tidak suka..kesuksesan kita itu tergantung pada luck..keberuntungan..sekeras apapun kita bekerja..kalo memang belom jalannya, belom keberuntungannya..tetep aja terpuruk..setuju apa ndak?

Tapi, semakin banyak kita bekerja keras, semakin banyak kemungkinan keberuntungan mendekat…

Wakil Rakyat - Dewan Perwakilan Rakyat : Ngapain kerjanya?

November 28, 2007 By: admin Category: Asal Usil Pikiran, Tulisan No Comments →

Jika kita amati, banyak dan sering sekali terjadi berbagai unjuk rasa mewarnai kehidupan bangsa kita. Berbagai kalangan dan lapisan masyarakat berunjuk rasa, meneriakan keinginan2 mereka, keluhan keluhan mereka dan bahkan kadang diikuti dengan bentrok yang bersifat anarkis. Padahal sebenarnya kita (rakyat) kan punya wakil yang duduk di DPR, yang untuk memilihnya penuh dengan tetes keringat dan bahkan tetes darah, airmata dan menghabiskan trilyunan rupiah. Sekarang masalahanya dimana? Apakah rakyatnya yang “overacting”, apakah ada tunggang menunggang kepentingan? apakah wakil rakyat sudah tak berfungsi dan berguna lagi? apakah wakil rakyat cuman tidur dan makan gaji buta? Apakah wakil rakyat cuman meneriakan kepentingan partai atao golongan? apakah sudah terjadi gap komunikasi antara rakyat dan para wakilnya?

Wakil rakyat kan dibayar mahal dan banyak sekali fasilitas yang diberikan, memakai uang rakyat, dengan tujuan agar memperjuangkan kesejahteraan dan kemaslahatan rakyat, agar semua rakyat senang. Tapi apa kenyataannya? Wakil rakyat tidak jelas kerjaannya! Tidak jelas job deskripsi-nya! Lalu bagaimana tentang accountabilitas-nya? Apakah kerjanya cuman dateng, duduk, dengkur, dapet mobil dan gaji? Jahat sekali mereka, kalo begitu mereka makan uang haram! Kalo sering kita amati para wakil rakyat cuman ribut masalah partai mereka sendiri, cuman meributkan partai2 sendiri, boro2 mikirin kesejahteraan rakyat. Yang lebih jahat malah mengkhianati rakyat dengan menerima suap dengan mengorbankan kepentingan rakyat banyak. Itulah sejahat jahatnya manusia. Semoga yang berlaku seperti itu, akan menerima balasan yang setimpal beserta semua anak keturunannya.

Kadang kita sering lihat juga terjadi kekerasan dalam sidang2 mereka. Apakah karena saking hebatnya membela rakyat atau cuman karena kepentingan mereka terancam?

Fair saja, apa sih sumbangsih DPR yang notabene wakil rakyat bagi kemaslahatan rakyat? Apakah kerja nyata mereka, dibandingkan dengan segala macam gaji dan fasilitas?

Baru diangkat sudah meributkan gaji, fasilitas dan pensiun mereka (DPR), apa tidak edan! Sedangkan job deskripsi dan tanggung jawab mereka saja tidak jelas! Tidak ada target yang terukur/measurable, tidak jelas punishment-nya. Yang sudah jelas cuman reward-nya saja.

Apakah mereka sudah kehilangan hati dan nurani dan rasa takut pada Yang Maha Kuasa?

Your Ad Here
Akses Internet Murah